Memutarbalikkan Kata-Kata di Hadapan Profesor Hukum | cerita lucu

CeritaLucu.ilmci.com – Para siswa Akademi Ilmu Hukum setiap hari memperbantahkan banyak masalah, kadang-kadang untuk mempertahankan pendirian masing-masing perdebatan di antara mereka berlangsung tak habis-habisnya. Pada suatu hari, 2 orang siswa melakukan perdebatan tentang masalah “waktu belajar kitab undang-undang apakah kita boleh merokok”, akhirnya kedua siswa itu pergi mencari Profesor Behrman.

“Pak Prof,” seorang siswa menanya lebih dulu: “Waktu belajar kitab undang-undang, apakah kita boleh merokok?”

Behrman berkata dengan marah: “Tidak boleh.”

Seorang siswa yang satunya lagi melangkah maju mendekati Profesor Behrman dan berkata: “Begini Pak Prof, pada waktu banyak orang sedang merokok, bolehkah kita belajar kitab undang-undang?”

“Sudah tentu boleh donk.” Jawab Profesor Behrman dengan girang hati.

Biaya Masuk Sekolah Dasar | cerita lucu

CeritaLucu.ilmci.com – Seorang dusun ingin menyekolahkan anak laki-lakinya. Guru bagian pendaftaran mengatakan: “Sekolah kami bisa menerima anakmu, tetapi kamu harus membayar uang sekolah sebesar 10 juta rupiah.”

“Berapa? 10 juta? Apa ngga salah? Dengan uang sebanyak ini aku sudah bisa membeli seekor kerbau.”

“Kalau kamu betul-betul menggunakan 10 juta itu untuk membeli seekor kerbau dan tak menyuruh anakmu masuk sekolah, maka kelak rumahmu tentu akan memiliki 2 ekor kerbau yang bodoh!”

Mengatasi Murid Sekolah Yang Senang Ribut di Kelas | cerita lucu

CeritaLucu.ilmci.com – Paul adalah seorang guru SD. Suatu hal yang paling menjengkelkan dirinya ialah, saat jam pelajaran para murid berbicara seenaknya di kelas bagaikan gerombolan lebah terbang mendengung tiada henti-hentinya.

Sekali peristiwa, Paul yang nampak sangat gelisah berkata dengan garangnya: “Suara bising yang dikeluarkan oleh 2 orang wanita sama dengan 10.000 ekor itik berciap-ciap.”

Beberapa hari kemudian, isteri Paul datang ke sekolah mencari Paul. Seorang murid Paul datang melapor ke kantor guru: “Pak, di luar ada 5000 ekor itik sedang mencari Bapak.”

Meminjam Tabungan Anak | cerita lucu

CeritaLucu.ilmci.com – Ada sepasang suami isteri yang sehari-harinya suka hidup boros. Biasanya begitu sampai akhir bulan, uang gaji mereka boleh dikata sudah hampir ludes dibelanjakan.

Hari itu si isteri membutuhkan uang, sesudah berpikir sejenak ia berketetapan hati akan memakai dulu uang dalam celengan anaknya. Tetapi saat ia dengan diam-diam membuka celengan anaknya itu, di dalam celengan ternyata sudah tak ada uang sepeser pun, ia hanya menemukan selembar katebelece yang isinya sebagai berikut:

“Anakku yang tercinta, untuk sementara aku utang 100 ribu rupiah dulu di ‘bankmu’ ini, lain bulan kubayar berikut ‘bunganya’ sekaligus. Ayah (paraf).”

Mengembalikan Anjing Curian | cerita lucu

CeritaLucu.ilmci.com – Anjing serigala blasteran milik temanku telah dicuri oleh orang, tetapi sesudah lewat beberapa hari anjing itu dikembalikan lagi.

Di dalam katebelece yang ditulisnya pencuri itu mengatakan: “Anjing ini kukembalikan kepadamu, ia telah pernah kujual ke toko hewan kesayangan, tetapi juragan toko itu tak menolaknya dengan tegas, ia mengatakan anjing blasteran ini ngga laku; kemudian ia kuberikan kepada juragan toko daging anjing, tetapi ia mengatakan bahwa dagingnya terlalu gemuk maka rasanya pasti tak enak; selanjutnya dalam otakku terbayang pikiran, kalau tidak, kupelihara sendiri sebagai hewan kesayangan saja, bagaimana pun ia kan masih bisa disuruh untuk menjaga pintu, tetapi aku tak menduga bahwa anjing ini ternyata sangat rakus dan lebih suka tidur daripada diriku, buset!!”

Membeli Burung Kakaktua Pintar | cerita lucu

CeritaLucu.ilmci.com – Pagi itu Subroto pergi jalan-jalan di sekitar pasar burung melihat ada orang sedang menjual kakaktua, ia melihat kakaktua itu amat cantik, maka ia menanya si juragan apakah kakaktua itu bisa bicara.

Juragan itu berkata: “Ah, sudah tentu donk! Kalau kamu tak percaya, coba pegang kaki sebelah kanannya.”

Subroto segera mengulurkan tangannya langsung memegang kaki kanan kakaktua itu. Sejenak kemudian terdengar kakaktua itu berkata: “Hallo Pak! Hallo!” Subroto sangat senang. Si juragan menyusul berkata: “Nah, sekarang pegang kaki sebelah kirinya.” Terdengar kakaktua itu segera berkata: “Selamat jalan! Selamat jalan Pak!”

Subroto senangnya bukan main, sesudah tawar menawar sebentar, maka kakaktua itu dibelinya dan dibawanya pulang.

Sesampainya di rumah, Subroto sebentar memegang kaki sebelah kirinya, dan sebentar lagi memegang kaki sebelah kanannya, dan kakaktua itu dengan sangat patuh berkata: “Selamat jalan Pak!”, “Hallo Pak!”

Lewat beberapa waktu kemudian, Subroto berpikir: bila kedua kakinya kupegang semuanya, entah kakaktua ini akan berkata apa ya? Maka itu ia segera memegang kedua kakinya sekaligus.

Beberapa menit kemudian tiba-tiba terdengar kakaktua itu berkata dengan keras: “Aduh, minta ampun gobloknya, rupanya kamu ingin supaya diriku jatuh tersungkur ya?”

Sudah Lama Tidak Mandi | cerita lucu

CeritaLucu.ilmci.com – Pasien: “Tahun yang lalu Pak Dok pernah mendiagnosis rematikku, masih ingat nggak? Waktu itu Pak Dok mengingatkan supaya aku jangan sering tinggal di tempat yang basah.”

Dokter: “Ya, ngga salah. Sekarang bagaimana dengan dirimu?”

Pasien: “Pak Dok, aku ingin tahu apakah aku dibolehkan mandi?”

Tidak Jadi Bercerai | cerita lucu

CeritaLucu.ilmci.com –Sepasang suami isteri bertengkar, isteri sambil menangis sambil menuntut cerai.

Mereka pergi ke pengadilan harus melewati sebuah sungai yang tak besar. Setibanya di tepi sungai, suami dengan cepat menanggalkan sepatunya lalu melangkah masuk ke dalam air sungai. Sambil melihat air sungai yang dingin beku, isteri menggelisahkan bagaimana dirinya baru bisa menyeberang. Pada saat ini suami menoleh sebentar ke belakang dan berkata dengan suara yang lunak: “Yuk, kugendong kamu ke seberang!”

Suami menggendong isteri menyeberang sungai dengan langkah yang kokok. Sesudah berjalan tak berapa lama, isteri tiba-tiba berkata: “Ah, kita tak jadi pergi dah, segeralah balik ke rumah!”

“Mengapa?” tanya suami dengan heran.

“Sesudah cerai nanti, yang menggendong aku pulang menyeberang sungai siapa?” kata isteri dengan merundukkan kepalanya karena merasa segan.